passive voice
Bentuk Kalimat Passive diantaranya adalah :
1. Passive Imperative Sentence
* Help the poor (active)
* Let the poor be helped (passive)
2. Passive Infinitive
* It is time to send the letter (active)
* It is time for the letter to be sent (passive)
3. Negative Passive Imperative Sentence
* Don’t wait for me (active)
* You are advised not to wait for me (passive)
4. Passive Sentence with Verbs of Perception
* This food tastes delicious (active)
* This food is delicious when it is tasted (passive)
5. Passive Sentence with Certain Verbs followed by “that-clause”
* We regretted that the principal had to resign from office (active)
* It was regretted that the principal had to resign from office (passive)
6. Passive Sentence with Nouns or Adjectives as Complements
* I consider her very pretty (active)
* She is considered very pretty (passive)
7. Passive Sentence with two objects
* He gave me a book (active)
* A book was given to me by him (passive 1)
* I was given a book by him (passive 2)
8. Passive Sentence with Gerund Verbs
* The teacher enjoyed teaching the students (active)
* The students enjoyed being taught by the teacher (passive)
9. Agent consisting long expression at the end of sentence
* We were all surprised by her sudden announcement to get married
* I was confused by his plan to stop the ongoing project and begin a new one.
10.Passive Sentence with unique verbs
Sabtu, 22 Mei 2010
passive voice
Diposting oleh echa di 00.37 0 komentar
degrees of comparison ..
degrees of comparison ..
The degrees of comparison (tingkat perbandingan) berjumlah tiga tingkat, yaitu :
1. The positive degree (tingkat biasa)
2. The comparative (tingkat lebih/perbandingan)
3. The superlative (tingkat paling)
Diposting oleh echa di 00.18 0 komentar
semoga ..
semoga ..
semoga impian aku dan cita-cita aku semuanya tercapai dan terkabul ..
Diposting oleh echa di 00.17 0 komentar
hasrat ..
hasrat ..
aku tidak tahu harus berbuat apa lagi tapi hasrat ini tidak bisa di bohongi lagi..
Diposting oleh echa di 00.16 0 komentar
asa ..
asa ..
aku tak ingin berputus asa dalam mencapai cita-citaku yang sudah lama aku ingin kan ..
Diposting oleh echa di 00.15 0 komentar
Jumat, 21 Mei 2010
TERIMA KASIH TUHAN KU ..
TERIMA KASIH TUHAN KU ..
Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, "Ini adalah Seksi Penerimaan. Disini,semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima". Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Disini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.
"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. " Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih". "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku. "Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".
"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini”.
"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia”.
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu”.
"Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini”.
"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
"Jika engkau dapat menghadiri Gereja atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian... maka engkau lebih diberkati daripada 3 milyar orang di dunia”.
"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang”.
” Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, Karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun”.
"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik ibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan”.
"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih diberkati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-teman-mu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua. Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu”.
Diposting oleh echa di 23.56 0 komentar
cara berdoa dengan allah
cara berdoa dengan allah
Diposkan oleh Anggun Queenly at 22:05
Jawaban: Untuk memahami natur komunikasi Allah dengan kita, dan kita dengan Dia, kita perlu memulai dengan beberapa prinsip kunci. Yang pertama adalah bahwa Allah hanya menyatakan kebenaran. Dia tidak pernah berbohong, dan Dia tidak pernah menipu. Ayub 34:12 menyatakan, “Sungguh, Allah tidak berlaku curang, Yang Mahakuasa tidak membengkokkan keadilan.” Prinsip kedua adalah bahwa Alkitab adalah Firman Allah. Kata Bahasa Yunani untuk “Kitab Suci,” graphe, digunakan 51 kali dalam Perjanjian Baru untuk menggambarkan tulisan-tulisan Perjanjian Lama. Paulus menegaskan dalam 2 Timotius 3:16 bahwa kata-kata ini secara harafiah berarti “dinafaskan keluar oleh Allah.” Kata graphe juga berlaku untuk Perjanjian Baru, khususnya ketika Petrus menyebut surat-surat Paulus sebagai “Kitab Suci” dalam 2 Petrus 3:16, dan juga ketika Paulus (dalam 1 Timotius 5:18) mengutip kata-kata Yesus yang terdapat dalam Lukas 10:7 dan menyebutnya “Kitab Suci.” Karena itu begitu kita menerima bahwa tulisan-tulisan Perjanjian Baru termasuk dalam kategoris khusus sebagai “Kitab Suci” kita dapat menerapkan 2 Timotius 3:16 kepada tulisan-tulisan ini juga, dan mengatakan bahwa tulisan ini juga memiliki karakteristik yang Paulus berikan pada “semua tulisan.” Perjanjian Baru “dinafaskan Allah” dan semua kata-katanya adalah Firman Allah.
Mengapa informasi ini penting untuk topik doa? Setelah kita menetapkan bahwa Allah hanya menyatakan kebenaran dan Alkitab adalah Firman Allah, secara logis kita dapat datang kepada dua kesimpulan berikut mengenai komunikasi dengan Allah. Pertama, karena Alkitab mengatakan bahwa Allah mendengarkan manusia (Mazmur 17:6, 77:1; Yesata 38:5), manusia dapat percaya bahwa kalau dia berada dalam hubungan yang benar dengan Allah dan dia berbicara kepada Allah, Allah akan mendengarkan dia. Kedua, karena Alkitab adalah Firman Allah, manusia dapat percaya bahwa ketika berada dalam hubungan yang benar dengan Allah dan dia membaca Alkitab, secara harafiah dia mendengar Allah bersabda. Bahwa hubungan yang benar dengan Allah dibutuhkan untuk komunikasi yang sehat antara Allah dan manusia terbukti dalam tiga hal. Pertama adalah berbalik dari dosa, atau bertobat. Mazmur 27:9 misalnya adalah permohonan Daud kepada Allah agar Allah mendengar dia dan tidak berbalik dari Dia dalam murka-Nya. Dari sini kita mengetahui bahwa Allah bisa berbalik dari dosa orang dan bahwa dosa menghalangi komunikasi antara Allah dan manusia. Contoh lain dari hal ini ditemukan dalam Yesaya 59:2 ketika Yesaya memberitahu rakyat, “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu” (Yesaya 59:2). Juga penting dalam komunikasi adalah kerendahan hati. Allah mengucapkan Firman ini dalam Yesaya 66:2, “Bukankah tangan-Ku yang membuat semuanya ini, sehingga semuanya ini terjadi? demikianlah firman TUHAN. Tetapi kepada orang inilah Aku memandang: kepada orang yang tertindas dan patah semangatnya dan yang gentar kepada firman-Ku.” Hal ketiga adalah hidup yang benar. Ini adalah sisi positif dari berbalik dari dosa dan khususnya ditandai dengan efektifitas doa, Yakobus 5:16 mengatakan, “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”
Ungkapan kita kepada Allah mungkin secara bersuara, dalam pikiran atau secara tertulis. Kita bisa yakin bahwa Dia akan mendengarkan kita dan bahwa Roh Kudus akan menolong kita untuk mendoakan apa yang perlu didoakan. Roma 8:26 berkata, “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.” Dalam hal cara Allah berkomunikasi kembali kepada kita, kita harus mencarinya khususnya melalui Kitab Suci, dan bukannya menganggap bahwa Allah akan menempatkan suatu pikiran secara langsung dalam benak kita untuk menuntun langkah kita atau keputusan tertentu secara khusus. Karena kita mampu menipu diri sendiri, tidaklah tepat untuk menerima bahwa semua ide atau pemikiran yang muncul dalam benak kita adalah berasal dari Allah. Kadang-kadang, dalam hal-hal khusus dalam hidup kita, Allah tidak secara langsung berbicara kepada kita melalui Kitab Suci, dan dapat dipahami kalau kita tergoda untuk mencari penyataan di luar Kitab Suci dalam hal-hal seperti itu. Namun demikian, dalam saat-saat demikian, adalah bijak – demi untuk menghindari menaruh kata-kata dalam mulut Allah dan/atau membuka diri kita untuk ditipu – untuk mencari jawabannya dengan merujuk pada prinsip-prinsip Alkitab yang telah diberikan-Nya kepada kita.
Adalah juga disarankan untuk berdoa dengan sungguh-sungguh untuk hikmat untuk dapat memperoleh keputusan yang benar, karena Dia sudah berjanji untuk memberi hikmat kepada mereka yang memintanya. “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, —yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit—, maka hal itu akan diberikan kepadanya” (Yakobus 1:5). Bagaimana doa berkomunikasi dengan Allah? Doa adalah kita berbicara dari hati kita kepada Bapa surgawi kita, dan, sebagai gantinya, Allah berbicara kepada kita melalui Firman-Nya dan menuntun kita melalui pimpinan Roh-Nya.
Diposting oleh echa di 23.50 0 komentar
Label: http://www.gotquestions.org/indonesia/berkomunikasi-dengan-Allah.html
tulusnya cinta ...
tulusnya cinta....
Seseorang yang mencintai kamu,
tidak bisa memberikan alasan
mengapa ia mencintaimu
Dia hanya tau, di mata dia,
kamulah satu satunya.
Seseorang yang mencintai kamu,
sebenarnya selalu membuatmu
marah / gila / jengkel / stress
Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan,
Karna semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.
Seseorang yang mencintai kamu,
jarang memujimu, tetapi di
dalam hatinya kamu adalah
yang terbaik, hanya ia yg tau.
Seseorang yang mencintai kamu,
akan marah – marah atau mengeluh jika kamu
tidak membalas pesannya atau telponnya,
karna ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu.
Seseorang yang mencintai kamu,
hanya menjatuhkan air matanya
di hadapanmu.
Ketika kamu mencoba untuk
menghapus air matanya,
kamu telah menyentuh hatinya,
dimana hatinya selalu
berdegup / berdenyut /
bergetar untuk kamu.
Seseorang yang mencintai kamu,
akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan
Bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu
menggunakan kata – kata itu tepat waktunya.
Seseorang yang mencintai kamu,
Tidak akan memberikan janji
apapun dengan mudah,
karna ia tidak mau mengingkari
janjinya.
Ia ingin kamu untuk
mempercayainya N
ia ingin memberikan hidup yang
paling bahagia &
aman selama – lamanya.
Seseorang yang mencintai kamu,
selalu memberitahumu untuk tidak berpikir lebih banyak.
Karna ia sudah merencanakan semuanya untuk mu,
ia ingin memberikan kehidupan yang terbaik di masa mendatang.
Ia ingin memberikanmu suatu kejutan,
percayalah dia dapat melakukannya.
Seseorang yang mencintai kamu,
mungkin tidak bisa mengingat kejadian / kesempatan
istimewa seperti perayaan hari
ulang tahunnya,
tapi ia tau bahwa setiap detik
yang ia lalui
ia mencintai kamu, tidak
peduli hari apakah hari ini.
Seseorang yang mencintai kamu,
tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudah,
karna segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk
menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu,
tetapi ia akan mengatakan kata
I Love You pada situasi yang special,
karna ia tidak mau kamu salah mengerti,
dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai diri mu.
Seseorang yang benar – benar
mencintai kamu,
akan merasa bahwa sesuatu yang
harus di katakan
hanya sekali saja,
karna ia berpikir bahwa kamu
telah mengerti dirinya.
Jika berkata terlalu banyak,
ia akan merasa
bahwa tidak ada yang akan
membuatnya bahagia / tersenyum
Diposting oleh echa di 23.41 0 komentar
aYuk, Bersyukur!
aYuk, Bersyukur!
Dalam urusan bersyukur, ungkapan size does matter sering berlaku. Aku sering kali baru mengucap syukur saat memperoleh anugerah yang terhitung besar. Sedangkan untuk hal-hal sederhana, seriiing....banget aku lupa- bahkan menganggapnya hal biasa, sehingga merasa nggak perlu disyukuri.
Padahal, nih, ada banyak hal disekitar aku (bahkan yang menyebalkan sekalipun) sebenarnya merupakan ‘anugerah tersembunyi’ yang sudah sepantasnya aku syukuri !
1. JALANAN MACET
Bersyukurlah karena bertumpuknya kendaraan menunjukkan aku tinggal dikota besar, di mana transportasi bukanlah kendala dalam bepergian.
2. RUMAH JAUH
Aku masih punya tempat teduh, nggak seperti tunawisma yang hidup nomaden di emperan toko dan kolong jembatan.
3. ORTU BAWEL
Bersyukurlah karena ortu masih punya energi untuk mengomel-ngomel, bukannya terbaring nggak berdaya ditempat tidur karena sakit.
4. RAMBUT SULIT DIATUR
Aku memiliki mahkota untuk ditata, meski harus bangun lebih pagi untuk catok dan blow. Bayangkan mereka yang harus kehilangan rambut akibat efek kemoterapi.
5. PAKAIAN DILEMARI
Aku bisa memiliki baju yang bisa dikenakan bergantian setiap hari, meski modelnya nggak up to date. Bayangkan mereka yang terpaksa memakai baju yang itu-itu saja hingga butut karena nggak ada pilihan lain.
6. SATU LITER BERAS
Bersyukurlah karena memiliki persediaan makanan untuk hari esok, sementara banyak manusia di dunia yang kurus kering dan mengalami malnutrisi akibat kekurangan pangan.
7. KAKI PEGAL
Aku masih bisa merasakan letih setelah kaki di gunakan untuk berlari. Bayangkan mereka yang kakinya cacat sejak lahir atau diamputasi.
8. REKENING DI BANK
Bersyukur karena memiliki cadangan uang, meskipun nominalnya terus menyusut hingga akhir bulan. Bersyukur juga saat menemukan uang receh disaku baju, selipan dompet dan tempa-tempat yang nggak terduga lainnya.
9. DOSEN GALAK
Di sisi lain aku mampu mengenyam pendidikan dengan layak hingga jenjang kuliah. Pikirkan berapa juta anak yang terpaksa putus sekolah.
10. PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR
Artinya, daerah tempat aku tinggal dialiri listrik. Tanpa listrik, aku nggak bisa menonton TV, main komputer,ngecharge ponsel, menyalakan kipas angin, dan lainnya.
11. ADIK RESEH
Bersyukurlah karena memiliki keluarga dan nggak hidup sebatang kara di dunia.
12. TAMPANG PAS-PASAN
Aku aman dari godaan cowok iseng (yang cenderung kurang ajar) seperti yang di alami cewek-cewek cantik. hehehehe
13. KEUANGAN KELUARGA MEMPERIHATINKAN
Karena terbiasa hemat, aku punya daya juang besar dalam menghadapi kerasnya kehidupan dibanding mereka yang sejak kecil berlimpah kemewahan.
14. PONSEL BUTUT
Bersyukurlah karena mampu membelinya. Bayangkan mereka yang menyisih kan uang untuk makan aja masih sulit.
15. HIDUNG TERSUMBAT
Artinya, meski terserang pilek parah, aku tetap bisa bernafas. Tengok rumah sakit, hitung berapa orang yang membutuhkan tabung oksigen sebagai alat bantu.
16. ORANG TERDEKAT MENINGGAL
Bersyukurlah karena aku telah diberi sekian waktu oleh Tuhan untuk melewati hari-hari indah bersama mereka.
17. DIGOSIPIN
Artinya, masih ada orang memperhatikan keberadaan dan tingkah laku aku. Berhubung bukan seleb dan politikus, gosip seputar aku pun beredarnya cuma di lingkup terbatas, bukan skala nasional.
18. KAMAR SEMPIT
Aku memiliki wilayah pribadi dan nggak perlu tidur berhempitan dengan anggota keluarga lainnya.
19. MUSIK BERISIK
Bersyukurlah karena sejelek apapun lagu yang aku dengar, setidaknya fungsi telinga masih normal.
20. MENGALAMI MASALAH
Bersyukur karena aku sedang di tempa agar lebih dewasa, masalah membantu aku membentuk kepribadian.
21. ALARM NYARING
Bersyukur karena saat tidur nggak dibangunkan oleh desingan peluru atau ledakan bom, seperti mereka yang hidup di negara konflik maupun medan perang.
22. DAN TERAKHIR......
Bersyukurlah karena bisa mengetik dan baca tulisan ini, karena artinya aku nggak buta aksara dan memiliki mata yang bisa digunakan untuk melihat.
0 komentar:
Poskan Komentar
Posting Lebih Baru Posting Lama
Diposting oleh echa di 23.24 0 komentar
Kalimat Tanpa Keterangan Waktu
Kalimat Tanpa Keterangan Waktu
1. Simple Present Tense (waktu hari ini sederhana)
Example:
(+) : She is very happy
(-) : She is not very happy
(?) : is she very happy ?
2. Present Continuous Tense (waktu sekarang sedang berlangsung)
Example:
(+) : he is washing his clothes
(-) : he is not washing his clothes
(?) : he is washing his clothes?
(-?) : is he not washing his clothes ?
3. Present Perfect Tense (waktu sempurna sekarang)
Example:
(+) : yulianza has brought my book
(-) : yulianza has not brought my book
(?) : has yulianza brought my book?
(-?) : has yulianza not brought my book?
4. Simple Past Tense (waktu lampau sederhana)
Example:
(+) : the train was ten minutes late
(-) : the train was not ten minutes late
(?) : was the train ten minutes late ?
(-?) : was the train not ten minutes late ?
5. Past Continuous Tense (waktu lampau sedang berlangsung)
Example :
(+) : i was reading book when father wached TV
(-) : i was not reading book when father wached TV
(?) : was i reading book when father wached TV ?
(-?) : was i not reading book when father wached TV ?
6. Past Perfect Tense (waktu sempurna lampau)
Example:
(+) : i had been at school when you went to Solo
(-) : i had not been at school when you went to Solo
(?) : had i been at school when you went to Solo?
(-?) : had i not been at school when you went to Solo?
7. Past Perfect Continuous Tense (waktu berlangsung sempurna lampau)
Example:
(+) : you went to the market when she had been cooking rice
(-) : you went to the market when she had not been cooking rice
(?) : you went to the market when had she been cooking rice ?
(-?) : you went to the market when had she not been cooking rice ?
Diposting oleh echa di 23.14 0 komentar
Adjective Clause and Passive Voice
Adjective Clause and Passive Voice
Adjective clause
Adjective clause adalah klausa yang berfungsi sebagai adjektiva. Seperti telah kita ketahui, adjektiva adalah kata yang menerangkan nomina. Jadi, adjective clause juga berfungsi demikian, yaitu memberi keterangan pada nomina.
Adjective clause dimulai dengan relative pronoun atau relative adverb.
Berikut ini beberapa contoh adjective clause:
Adjective clause dengan relative pronoun
Contoh:
The man who is sitting over there is my father.
The book which you bought yesterday is very interesting.
This is the place that I visited some years ago.
Mr. Bambang whose son is my friend is presenting a paper in a seminar.
Adjective clause dengan relative adverb
Contoh:
This is the reason why she did it.
The time when the plane takes off and lands will be changed soon.
Palembang is the place where I was born.
Dalam contoh-contoh di atas bisa kita lihat bahwa adjective clause tersebut menerangkan nomina yang ada di depannya (antecedent).
Misalnya:
Adjective clause who is sitting over there menerangkan nomina the man.
Adjective clause why she did it menerangkan nomina the reason.
adjective Clause digunakan untuk memberi keterangan, identitas, dan informasi lain kepada katabenda (Antecedent). Dalam struktur Adjective Clause ditandai dengan Relative Pronoun, yaitu: who, whom, whose, which, when, where, why, dan that.
Who
digunakan untuk orang dalam posisi subjek (human as subject).
Whom
digunakan untuk orang dalam posisi objek (human as object).
Which
digunakan untuk benda, baik dalam posisi subjek atau objek (non-human as subject/object).
That
digunakan sebagai subtitusi who, whom, atau which.
Whose
digunakan untuk kepemilikan.
When
digunakan untuk waktu.
Why
digunakan untuk sebab.
Contoh :
My English teacher is the man who Is standing near the pillar.
The house where I live is being rdwvated.
Adjective clause dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Important (defining) adjective clause, yaitu adjective clause yang merupakan informasi penting bagi antecedent.
2. Unimportant (undefining) adjective clause, yaitu adjective clause yang merupakan informasi yang tidak penting bagi antecedent .
Contoh :
Important
Bob's brother that (who) lives in New York is an actor.
Meaning
Bob has more than one brother.
Unimportant
Bob's brother, who lives in New York is an actor.
Meaning
Bob has only one brother.
Catatan :
Dalam important adjective clause, relative pronoun, seperti: who, whom, which dapat digantikan dengan that; sedangkan dalam unimportant adjective clause tidak.
Passive Voice
Ada dua bentuk “voice” dalam bahasa Inggris, active voice dan passive voice. Active voice menunjukkan apa yang dilakukan oleh subjek, contoh:
• The secretary wrote a letter (Sekretaris menulis sebuah surat)
Passive voice menunjukkan apa yang dilakukan terhadap subjek. Contoh:
• The letter was written by the secretary (Surat ditulis oleh sekreatir)
Bentuk
Kalimat pasif dibuat dengan kata kerja “to be” dan kata kerja bentuk ke-3. Berikut beberapa tenses bahasa Inggris utama yang digunakan dalam passive voice.
Tenses
Simple present:
Present continuous:
Simple past:
Past continuous:
Present perfect:
Past perfect:
Future:
Future continuous:
Present conditional:
Past conditional: Subject
Flowers
Flowers
Flowers
Flowers
Flowers
Flowers
Flowers
Flowers
Flowers
Flowers Verb “to be”
are
are being
were
were being
have been
had been
will be
will be being
would be
would have been Verb III
planted every year
planted now.
planted last year
planted last summer.
planted here for 10 years.
planted until last year.
planted next year.
planted during the summer.
planted if we had seeds.
planted if we had had seeds.
By
Untuk menyatakan apa penyebab sebuah tindakan pasif, kita bisa menggunakan by. Contoh:
• This photo was taken by my friend.
• I was given this by my brother.
Seringkali tidak diperlukan untuk menyatakan penyebab tindakan pasif, khususnya jika dipahami dengan jelas atau tidak relevan. Sebagai contoh:
• The meeting was cancelled (pertemuan itu dibatalkan). (Informasi penting yang ingin disampaikan adalah pembatalan pertemuan, bukan siapa yang membatalkannya.)
• These boots were made in Italy (sepatu-sepatu boot ini dibuat di Italia). (Informasi yang penting dalam kalimat ini adalah bahwa sepatu-sepatu tersebut dibuat di Italia, bukan siapa yang membuatnya).
Born
Ketika berbicara tentang kelahiran orang tertentu atau suatu peristiwa, kita menggunakan bentuk pasif “to be born”. Contoh:
• I was born in Iran.
• The twins were born just last year.
Get
Get bisa digunakan menggantikan to be pada situasi dimana sesuatu terjadi. Contoh:
- Our flight got cancelled = Our flight was cancelled.
- I got paid today = I was paid today.
Get tidak bisa digunakan pada situasi-situasi umum dan apabila bersama dengan kata kerja yang menyatakan keadaan (bukan tindakan). Contoh:
- He is liked by a lot of people. – Benar
- He gets liked by a lot of people. – Tidak benar
- She is known to be a hard-working employee. – Benar
- She gets known to be a hard-working employee.- Tidak benar
Get digunakan lebih sering dalam bahasa Inggris informal.
Sumber:
http://setiawanfajar.blogspot.com/2010/02/adjective-clauses.html
http://letspeakenglish.info/2009/08/18/passive-voice/comment-page-1/
0 komentar:
Poskan Komentar
Posting Lama
Diposting oleh echa di 23.07 0 komentar
Selasa, 23 Maret 2010
Prima Donna
What should I do? Give me advice! I was really dizzy.
If this problem drag on and I do not immediately find a solution, I'm worried about an adverse impact on health conditions and my activities in the community. Even more to the two pearl a sweet tooth: Gita and Ragil.
But to be clear, let me tell you in advance from the beginning.
I was born and grew up in a family-say - sufficiency. I was blessed with God's face is quite lovely and charming figure. From childhood I have been a "prima donna" family. Both my parents were, though not spoil me, really love me.
At school, starting with elementary school to high school, I was - thank God, also loved the teachers and my friends. Moreover, I often represent the school in competitions and not infrequently I became champion.
At school, starting with elementary school to high school, I also loved by the teachers and my friends. Moreover, I often represent the school in competitions and not infrequently I became champion.
While in elementary school I won I'd be dancing competition. When junior high I got a trophy in a singing contest. Even when high school I never read poetry contest won the provincial level.
But really, I never dreamed I'd eventually become artists in the capital city it is today. My ambition from childhood I wanted to be a lawyer in every trial to be a star, as I often see in movies. It's just when I had a few semesters in college, I won a photo contest model. Then offered a soap opera and ultimately playing fun movies. College was not continued.
Like most popular artists in this country, I would then be sought after companies for the manufacture of advertising; asked to be presenters on ceremonial occasions; be hosted on the tv-tv; even not rarely invited to the presentation in seminars with leaders intellectual figures. The latter, I might just be interesting instrument enthusiasts. But what I lost? As long as I was given a standard fee, I do not care.
About college that does not continue, I consoled myself by telling myself, "Ah, you do not have to study in college. After the lecture ends to look for material. I'm not a lawyer and court stars, not why; not now I had a superstar. Materi enough. "
Indeed as unmarried women, I'm quite proud of my life that was virtually all-sufficiency. I've been able to buy their own home quite beautiful in an elite area. Everywhere there was a car ready to drive. In short I am proud to be an independent woman. No longer dependent on parents. Even now pretty much I can help their economic life in the village. While many of my friends who had graduated from college, still neglected to find a job.
Sometimes just to please parents, I invite them from the village. My mom who usually comment on what I do and advised me this and that, now as I think I look really adults. Whether this fact or simply disinclined to his son who now is completely independent living. Mothers who were always reminded, either directly or through the mail, is a matter of worship.
As a famous artist, of course, many people who idolized me. But there is one I admire the fact that before I become as famous as now. No. He did not just idolized me. He loves all out. This he showed not only the almost always present at events where I perform; she shoting film faithfully waiting for me and took me home. Not only that. Almost every day, when far apart, he was always the phone or send an SMS which is often simply to declare miss.
Among those who admire me, this one guy who does have advantages. He was a successful businessman. Young, handsome, polite, and attentive. In short, I finally surrendered in the face of persistence and patience. I managed dipersuntingnya. I need not tell you how much fun our wedding at the time. The press run it every day almost two full weeks. Of course, the most happy is that my parents did for a long time I wanted to end my single days that they feared.
Thus, in the early days of marriage, everything went fine. After a brief honeymoon, I went back to my activities as usual. My husband did not mind. Until finally something happened that really changed my way of life.
A few months after Ragil, my second child, was born, my husband's company slumped because of the monetary crisis. We, especially my husband, was not prepared for situations that this was not unexpected. He was so shocked and seemed to lose balance. Temper changed at all. He became quiet and irritable. His speech also did not like before, now seemed very cynical and harsh. He used to rarely go out at night, almost every night out and just got home after the early morning. Whether what he was doing out there. Several times I asked him he was always angry, I was never again asked.
Fortunately, though somewhat subsided, I still continue to get a contract job. Thus, with little savings, the needs of daily life is not too bothered. Precisely harmony disrupted family relationships due to changes in husband's behavior. It seems anything can be a problem. It seems whatever I do, one in the eyes of my husband. Instead I think it was he who had never done things right. Fights happen almost every day.
At first, I relented. I do not want the children watching their parents fight. But eventually I could not stand. And the children were finally heard the shouts of abuse by the mouths of their parents, something that had been considered taboo in our house. Mashaallah. I could not help crying every imagined look of understanding of both children when watching a fight of their parents.
Actually, some friends have often asked fellow artists to follow events as they call instruction or spiritual cleansing. They carry out routine activities and held at their home in rotation. But I just got interested in joining in this activity after the crisis struck my household. Is this just a flight or - I hope - it is the guidance of God. Obviously I feel a kind of peace when in the midst of assembly instruction. There was something that touched my heart of hearts, both when the ustadz talking about impermanence of life in this world and eternal life in the Hereafter, about death and charity as stock, and when asked worshipers dzikir.
After that, I was often thought. Thinking about myself and my life. I'm no longer fighting her husband's invitation to serve. Or rather I did not have time for that. I became more diligent in following the instruction, not only organized artist friends, but also lectures, including lectures, held in my RT. Not only that, I also diligent reading religious books.
My time was consumed by activities outside the home. Besides my work as an artist, I enjoy the study activities. Especially after one of ustadz trust to become "assistant" her. If he is absent, I was asked to fill the study. This is what sparked my enthusiasm for the more diligent reading religious books. Oh yes, I have not told me that I've always followed the fashion and usually that leads to the protrusion of my appeal, I had to stop since my return from Umrah with my friends. Since then I always wear Muslim clothing that covers the genitalia. In fact, my veil and then become a trend followed by the Women's League.
Concise narrative than as an artist, I developed and increased to "community leaders" that counts. Since the number of mothers who often ask me about various family problems, I and my friends had established a kind of consulting firm which we call "firm Primadona Sakinah Family Consultation". I also have to meet the invitations - not just a "come-interest" as before - as a resource in discussions of religious issues, social, and even politics. Not to mention the many invitations from the organizers of deliberately holding a forum just to ask me to talk about how the journey to the artist's life could be like this now.
With status like that with the volume of such social activity is high, household living conditions alone as I was told, of the more neglected. I have less and less at home. If anything in the house, my attention was the lack of children; especially for the increasingly annoying husband just behavior. And frankly, because of her husband, indeed I did not feel at home again in my own home.
Then something happened that made me upset. One day, accidentally, I found something suspicious. In my husband's room, I found a hand-rolled marijuana cigarette. At first I said nothing, but the next day I found again and again. Finally I asked him that. At first he was like a shock, but then admitted it and promised to stop it.
But some time later I was surprised as hell. When I first got the car going away on business, show my driver package and says: "It's what, Mom?"
"What's that?" I asked did not understand.
"This is dangerous stuff, Mom," he worried, "This is dope. Can severe if caught!"
"Mashallah!" I stroked my chest. Until we know there are drivers such goods. This was too much.
After I destroy the stuff, I get to see my husband and talked and cried. Again and again he confessed and promised to give up, no longer touch the forbidden items. But as I suspected, after that I was always finding stuff in his room. I was thinking, maybe the rude behavior was due to his addiction is dangerous to consume goods. Furthermore I am worried about its impact on children.
Frankly I could not stand it anymore. It occurred to me to ask tough divorce alone, for salvation, and especially the safety of my children. But as the rise of marriage-divorce trend among artists, especially many fans who said I admire and praise the life of household harmony. How did this when they suddenly heard - and would be heard - a consultant idol vegas family is divorced? Even more important is the effect on the future of my children. I've often heard about the bad luck that had befallen the children of divorced parents. I'm confused.
Diposting oleh echa di 02.37 0 komentar
batik : royal art in indonesia
Batik is one of several "court arts", along with shadow play of wayang purwa, court dances, gamelan or authentic Javanese percussion orchestra, and poetry. The art is an extension of the philosophy based on the spiritual discipline. Control, etiquette, and harmony are of central importance to the Javanese. Any conflicts in design or style are to be avoided.
Batik incorporates a few elements of meditation. Breathing and total concentration are of necessity to draw fine, even lines with canting. Batik drawing requires calm and peaceful psychological state; observing it also induces a meditative state of mind. Controlled breathing is essential in painting batik. Like court dancers and gamelan perfomers, batik painter must clear one's mind through fasting or abstinence.
The ego must be contained to achieve a perfect harmony between the mind and the batik technique or design. A superior batik is synonymous with harmony.
Old Javanese court dancers
Breathing and total concentration
are of necessity to draw fine,
even lines with canting
The design vocabulary for batik is derived from various aesthetic orientations and often inspired by rituals. The upper-classes participated in the rituals and undoubtedly contributed in defining the batik designs. Geometric patterns prevalent at the court were motifs like the ceplok, the kawung, the nitik and the lereng or garis miring
Ceploks or Ceplokan are geometric designs with figuratives and epitomes of the living things, such as flowers, buds seeds, fruit-stones and sometimes even animals.
Kawung was the favorite motif of the Sultan of Yogyakarta's Royal Court. For many years the motif was forbidden to all but the members of Sultan's immediate family. The history of kawung goes back to the 8th century with the wall of the Shivatik Prambanan temple as the evidence.
Nitiks, like the word batik, comes from the word root syllable of tik, meaning drop or droplet. This fact has led some scholars to assert the motif as the most ancient of all.
Kawung motif Nitik motif
Patterns known as lereng(slope) and garis miring(slanted lines) run diagonally. The best-known type of lereng is the group of parang motif. Its age and origins have been fiercely disputed, thus giving the motif its popularity. Some even trace it back to the times of Raden Panji, the hero from the 11th century East Javanese Kingdom of Kediri and Jenggala.
As the technique of batiking became widespread, batik was beginning to be popular amongst the people outside the royal court. More and more people coveted the fashion of the royal taste-makers. To maintain their exclusivity and distinction, the aristocracy soon created some forbidden patterns or pola larangan.
The exclusivity started as a custom, and it was later decreed that certain patterns were prohibited to be worn by people outside the royal court. The governing classes were bequeathed with certain magical power, often expressed in special designs.
The prohibited patterns were, in principal, the diagonal motifs. The parang rusak motif was reserved for the highest court circles. The majestic parang rusak barong was traditionally a sacred motif, used only by the king's most magnificant ceremonial robes or as part of the offering to the spirits of the royal ancestors.
To further set apart the royal court batik design from the common batik, a technique of gold leaf application was devised, known as prada or pinarada mas. The technique involved gluing pure gold leaf onto the batik. A unique glue was utilized, which was consisted of Chinese fish glue, mixed with water in which the ash from jangkang fruit was dissolved.
Gold leaf was used mostly to enhance the beauty of bridal batik. The most magnificent examples were found at the court of the Sultan of Yogyakarta. At the palace of the Susuhunan of Surakarta, the prada was used to beautify the large court batik called kampuhs or dodots.
Today, wearing or collecting batik is no longer exclusivity for the royal court members. In fact, it has become a part of every self-respecting individual's fashion wardrobe, both in Indonesia and elsewhere in the world. Ownership of fine pieces of batik are considered to be prestigious.
Diposting oleh echa di 01.24 0 komentar
Senin, 22 Februari 2010
IBU
Ada yang mengatakan pepatah " Surga itu ditelapk kaki ibu " .
sampai sekarang pepatah itu masih ada dan sampai ka[panpun pasti tetap ada .
ibu yang telah mengandung kita selama 9 bulan lamanya .
dan melahirkan kita dengan perjuangan hidup dan matinya .
sampai kita dilahirkan kedunia dan sampai dibesarkan oleh ibu dengan kasih sayangnya terhadap kita dan tanpa sedikitpun pamrih, cape, dll .
dan saya sekarang sudah dewasa, saya ingin sekali membahagiakan ibu saya selagi saya bisa dan selagi ibu masih disisi saya .
Diposting oleh echa di 02.20 0 komentar
valentine
menurut saya valentine itu adalah hari kasih sayang untuk semua orang.
dan saya berpendapat sah-sah saja sich.
karena sekarang tergantung dengan orangnya sendiri bagaimana sacara mereka menyikapi dan mengartikan valentine itu sendiri.
ada yang merayakan hari valentine ada juga yang tidak merayakannya.
kalau saya sendiri tidak merayakannya.
karena hari kasih sayang itu tiap hari bukan setiap tanggal 14 dan dibulan february.
didalam agama islam juga tidak diperbolehkan untuk umatnya merayakan hari valentine itu.
Diposting oleh echa di 02.07 0 komentar
arti sahabat
sahabat adalah seseorang yang mengerti kita disaat kita mengalami susah, seneng, sedih, dll .
sahabat juga tempat curahan hati kita dan tempat tukarang pikiran juga .
pokoknya sahabat itu bagi saya best friend dech .
Diposting oleh echa di 01.23 0 komentar
curriculum vitae ( cv )
I. personal data
Name : Eka Rezky Novianti
Place & Date of Birth : Jakarta , November 16 , 1988
sex : Female
Nationality : Indonesia
Religion : Islam
Marital Status : Single
Address : Depok 1
telephone/Mobile Phone : +628*********
II. Education
1. SDN Depok Bahu VI (1994-2000)
2. SMP Pelita 2 Depok (2000-2003)
3. SMA sejahtera 1 Depok (2003-2006)
4. Gunasdarma Univercity (2006)2010)
III. Seminar and Workshop
1. Integrated Budgeting system
2. Capital Market
IV. Qualifications
1. Typing and operating a computer
V. Working Experience
PT. Panin Life tbk
Diposting oleh echa di 00.01 0 komentar
Selasa, 12 Januari 2010
etika bisnis dalm islam
Sistem bisnis kapitalis, komunis dan sosialis telah menyebabkan kebangkrutan ekonomi dunia baik di Timur maupun di Barat. Indikasi dari kebangkrutan tersebut adalah semakin membengkaknya jumlah pengangguran dimana2, jumlah orang miskin dari hari ke hari terus meningkat. Negara2 Ketiga semakin terjerat hutang dan jatuh dalam krisis ekonomi yang berkepanjangan sebagaimana yang terjadi di negeri ini. Penyebab dari semua kebangkrutan ini adalah karena bisnis yang mereka jalankan hanya berorientasikan keuntungan materi semata tanpa menghiraukan nilai2 luhur yang sesuai fitrah insani.
Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin memberikan solusi terbaik yang akan menyelamatkan manusia dari keterpurukannya. Islam menawarkan konsep bisnis yang bersih dari berbagai perbuatan kotor dan tercela juga sebuah konsep yang memiliki visi yang jauh ke depan. Sehingga bila konsep bisnis Islam diterapkan, maka mungkin saja keuntungan yang akan diperoleh relatif kecil bila dibandingkan dengan menggunakan konsep2 yang lain. Namun sesungguhnya tidaklah seperti itu karena keuntungan yang diperoleh adalah keuntungan yang penuh barakah yang akan membawa kebaikan di dunia dan akhirat.
Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, perbankan dan sarana komunikasi, maka pola bisnis pun mengalami perkembangan yang begitu pesat. Namun Islam sebagai agama universal dan menyeluruh akan tetap memberikan jawaban atas semua permasalahn yang dihadapi para pelaku bisnis di lapangan. Masalahnya maukah kita merujuk pada ajaran Islam, lalu menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Buku "Etika Bisnis dalam Islam" mengupas dengan jelas semua etika yang harus diperhatikan oleh semua pelaku bisnis, sehingga bisnis mereka merupakan bisnis yang bersih dan barakah serta menjadi bagian dari bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala
Diposting oleh echa di 00.25 0 komentar
Label: http://www.sahabatmuslim.com/product_info.php?products_id=1393
.jpg)